Menumbuhkan Solidaritas di Atas Perbedaan

0
82
Sumber: Reformed Exodus Community

Sebagai makhluk sosial tentu, kita membutuhkan bantuan orang lain untuk bertahan hidup. Baik dalam suatu organisasi, kelompok belajar, maupun masyarakat. Bergaul dengan orang yang memiliki beda pandangan dengan kita bukanlah hal yang mudah. Namun, apabila kita dapat menemukan rasa saling memahami dan keinginan untuk saling memberikan semangat kepada satu sama lain tanpa adanya egoisme, hal tersebut akan sangat indah. Itulah mengapa kita membutuhkan adanya solidaritas.

Masing-masing manusia pasti memiliki kepribadian yang berbeda-beda. Tetapi, perbedaan bukanlah masalah. Yang paling penting adalah bagaimana caranya agar perbedaan tersebut dapat bekerja sama dalam suatu kesatuan sehingga saling melengkapi. Secocok apapun kamu dengan orang lain, pasti akan ada saat di mana seseorang menjadi terlihat tidak sesuai dengan pendapat kita. Nah, hal itulah yang menyebabkan turunnya rasa solidaritas dalam diri seseorang.

Kali ini saya memiliki beberapa cara yang dapat  dilakukan dengan lingkungan sekitar guna menjaga solidaritas baik dalam diri sendiri maupun dengan orang lain:

1. Jadilah Pendengar yang Baik

Coba deh mulai sekarang kita belajar untuk menjadi pendengar yang baik. Jangan hanya kita terus yang ingin didengarkan tapi pikirkan juga bagaimana perasaan orang lain. Siapa tahu dengan kita mendengarkan masalah orang tersebut lalu kita memberi saran yang menurut kita tepat, eh ternyata bisa meringankan beban orang itu. Kita dapat untung, yaitu pahala dan bertambahnya kolega.

2. Silaturrahmi dengan Sesama

Hal ini sederhana, namun sangatlah penting. Sahabat pasti pernah mendengar kata “tak kenal maka tak sayang”. Nah, dalam level ini, kamu bukan hanya menjaga kata “kenal” tapi menjaga komunikasi dan silaturrahmi yang intensif dengan orang lain.

3. Saling Sapa

Ini hal yang lebih sederhana lagi, namun sudah mulai terkikis di masa kini. Padahal saling sapa satu sama lain dapat membangun ikatan yang kuat antara satu orang dengan orang lainnya. Walaupun hal ini kelihatan sedikit remeh, ini merupakan salah satu kabel penyambung antara seseorang dengan yang lain.

4. Saling Memberi dan Tolong-menolong dengan Sesama

Dibanding tiga hal sebelumnya, hal ini adalah hal yang paling sulit untuk diterapkan. Namun, ketika ketiga hal tersebut berhasil kamu terapkan, poin keempat ini akan otomatis dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan empati dan silaturahmi yang baik, maka dengan sendirinya kamu akan merasa perlu untuk saling tolong menolong dengan orang lain.

Nah, demikianlah beberapa hal sederhana yang dapat membangun solidaritas. Memiliki solidaritas adalah hal yang indah, bukan?  Untuk itu yuk belajar peka terhadap sekitar dan berkontribusi dalam segala hal. So selamat berproses untuk menjadi yang lebih baik.

 

Penulis: Tiara (member Saintek angkatan 8), Editor: Anggun Putri

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of