Alumni Bias: Tempat Latihan Belajar Di Bawah Tekanan

0
115
Gathering Alumni Bias Jogja tahun 2018. sumber: Dok. Pribadi

Sobat Bias pernah merasakan nggak, di satu hari ada ulangan harian, tugas banyak dan ada kegiatan tambahan dari sekolah? Tentu hectic banget belajarnya kan ya?

Nah, di perkuliahan nanti akan ada saatnya, satu hari hectic banget. Belajar mata kuliah ini, mata kuliah itu, kuis dadakan, dan tugas yang banyak pula. Bukan jarang lagi menemui hal seperti itu, tapi sering banget loh guys….

Di Bias Education, Sobat Bias akan diajari untuk siap dengan keadaan seperti itu. Jadi, belajar di Bias harus siap dengan belajar yang sungguh-sungguh. Kenapa?

Banyak jutaan orang diluar sana (hehehe…) yang juga belajar mati-matian untuk bisa mendapatkan kursi di SBMPTN nanti. Alumni Bias angkatan 7, Nur Salsabila, Mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) UGM ini ingin berbagi kisahnya.

Pengalaman di Bias Education

Di hubungi melalui WhatsApp, mahasiswa yang bermimpi ingin menjadi dokter hewan konservasi untuk menjaga populasi satwa liar menceritakan pengalamannya.

“Alhamdulillah aku bersyukur gap year dulu di Bias, karena dari sana aku udah terbiasa dari mulai belajar dibawah tekanan, hidup merantau duluan, sampe dapet keluarga dari Bias yang juga banyak kuliah di jogja.

Alumni Bias melakukan kegiatan pendakian Gunung Lawu. sumber: Dok. Pribadi

“Tugas dan praktikum di kampusku bisa dibilang super padat dan banyak dari temenku waktu semester 1 dulu sering nangis karena belum terbiasa dan merasa terbebani dengan rutinitas yang ada. Aku juga merasakan itu tapi, setidaknya aku ngga menanggap rutinitasku jadi beban karena apa yang aku pelajari itu memang menarik buat aku, juga kebiasaanku dulu di Bias juga ngebantu aku banget buat beradaptasi lebih cepat disini.

“Bukan cuma dari segi akademik dikampus, relasiku sama temen temen seperjuanganku dulu dibias juga masih berjalan. Kami Bias Jogja sesekali mengadakan pertemuan, meskipun gabanyak dari mereka, tapi disetiap pertemuan aku merasa kayak di charge lagi denger kabar kabar mereka dan support dari mereka.

“Bahkan kami juga beberapa kali naik gunung bareng. Gunung yang udah aku datangi sama anak bias itu gunung lawu, prau, andong, merbabu, sindoro, sumbing, dan semeru. Dan bukan cuma bias jogja aja, relasiku sama beberapa temen temen bias yang ga dijogja juga masih jalan sampe sekarang.”

Alumni Bias melakukan pendakian bersama di Gunung Prau

Salsa, panggilan akrab Nur Salsabila berpesan kepada semua Sobat Bias Education,

“Buat kalian jangan nyerah pokoknya, masa berjuang kalian ini bakal di kangenin nantinya kalo udah dikuliah nanti.

“Jangan cape belajar dan apalan sampe jungkir balik tapi jangan lupa juga berdo’a dan minta do’a dari orang sekitar, karena hasil akhir nanti bukan cuma dari faktor akademik aja tapi banyak faktor lainnya yang gabisa kita tentuin.

“Untuk jadi orang yang berguna, PTN dan PTS gaada bedanya. Kalian yang nentuin kualitas diri kalian seperti apa, tujuan kalian apa, cita-cita dan impian kalian apa.

“Manfaatkan tempat dimana kalian belajar itu sebagai sarana dan prasarana untuk bikin diri kalian berkembang, bermanfaat untuk orang lain. Dan kalo apa yang kalian harapkan udah tercapai, kalian tetep harus inget tujuan awal kalian itu apa supaya kalian tetep on track untuk berkembang. Semangat terus!”

Gimana guys? Kuy ketemu di Bias Education

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of