Pembahasan Soal: Kata dalam Paragraf

0
162
Bahasa Indonesia, kata dalam paragraf

Pagi dan Hal – Hal yang Dipungut Kembali, adalah salah satu buku karangan Goenawan Mohamad.

Buku tersebut berisi tweet-tweet pagi beliauSudah ada yang pernah baca 

Pada pembahasan soal kali inikita tidak membahas bukunya Goenawan Mohamad ya, hehehe… 

Tetapimembahas soal tentang kata dalam paragraf, nggak nyambung banget ya? Hehe…  

Daripada bingung, yuk disimak soal berikut… 

Kutipan untuk soal Nomor 1-3

(1) Membudayakan kegemaran membaca bukanlah hal yang mudah. (2) Banyak tantangan yang melatari pembudayaan kegemaran membaca, antara lain kurangnya pemahaman masyarakat terhadap kepentingan buku. (3) Buku masih dianggap kebutuhan nomer sekian. (4) Kenyataan menunjukan bahwa setelah kebutuhan pokok terpenuhi, orang jarang menyisihkan uangnya untuk membeli buku. (5) Sulit sekali menjadikan buku sebagai kebutuhan utama. (6) Tetapi, untuk membeli sebuah kaset atau menonton film, banyak orang tak sungkan-sungkan mengeluarkan uang.

  1. Antonim kata gemar adalah ….

A. benci
B. suka
C. sayang
D. musuh
E. cinta

2. Kata yang tidak baku terdapat pada nomor ….

A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5

3. Konjungsi yang tidak tepat terdapat pada nomor ….

A. 6
B. 5
C. 4
D. 1
E. 3

Sudah dapat mengira-ngira jawabannya belum? 

Kita bahas ya Sobat Bias… 

Untuk soal yang pertama, 

Antonim adalah kata yang berlawaan makna dengan kata yang lain. Berbeda dengan sinonimsinonim adalah kata yang maknanya mirip atau sama dengan bentuk kata yang lain. Sinonim kata gemar adalah suka sehingga antonim dari kata gemar adalah benci. (A) 

Soal Kedua, 

Cara mengecek kata baku atau tidak baku dapat dilakukan melalui KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), untuk mempermudah bisa diunduh melalui play store. Kata yang mungkin mengalami kesalahan dalam penulisan adalah kata nomorBiasanya kata nomor ditulis salah menjadi nomer. Setelah dibuktikan melalui KBBI, ternyaka kata nomer adalah bentuk tidak baku dari nomor. (C) 

Soal Ketiga, 

Konjungsi adalah kata hubung ungkapan penghubung antarkataantar frasaantarklausa, dan antarkalimatTerdapat berbagai macam jenis kata hubung, salah satunya adalah kata hubung perlawanan 

Kata hubung perlawanan dapat diwakili dengan tapitetapisedangkan, dan akan tetapi. Kata hubung tapitetapi, dan sedangkan hanya boleh dipakai di dalam kalimat (intrakalimat).  

Berbeda dengan akan tetapi yang penggunaannya berada di awal kalimat (antarkalimat). Oleh karena itukesalahan penggunaan konjungsi terletak pada kalimat 6, yaitu seharusnya akan tetapibukan tetapi. (A) 

Sobat Bias sudah paham kan?  

Kalo ada yang ingin ditanyainsila komen ya… 

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of