Kisah Inspiratif dari Kentang, Telur, dan Biji Kopi

0
3147
Sumber Illustrasi: reportasependidikan.com

Pada suatu hari, ada seorang anak yang mengeluh kepada ayahnya, dia berkata bahwa dia adalah orang bodoh dan aneh (berbeda dengan teman-temannya). Dia lelah berjuang dan berjuang sepanjang waktu, hanya satu dari masalahnya yang dapat diselesaikan.

Saat itu ketika ia bercerita, ayahnya tetap diam dan langsung menuju ke dapur tanpa sepatah kata pun. Anak itu pun merasa marah dengan sikap ayahnya karena merasa gak dihargai. Di dapur ayahnya mengambil sebuah kentang, telur dan biji kopi yang kemudian mengisi 3 panci dengan air dan menaruhnya di atas api yang besar. Setelah 3 panci tersebut mulai mendidih ia memasukkan beberapa kentang; di panci 1, telur di panci 2, dan biji kopi di panci 3.

Kemudian setelah itu, sang ayah duduk dan membiarkan ketiga panci tersebut di atas kompor. Anak itu pun mengeluh dan tak sabar menunggu jawaban dari ayahnya.

Setelah 20 menit ia mematikan kompor tersebut, lalu mengambil kentang, dan telur ke dalam mangkuk serta menyendok kopi, kemudian meletakkannya ke dalam cangkir. Setelah itu sang ayah beralih menatap anaknya dan bertanya “Nak, apa yang kamu lihat?”

Sambil kesal anak itu menjawab “kentang, telur, dan kopi.”

“Lihatlah lebih dekat, sentuh kentang itu, pecahkan telur itu, dan seduhlah kopi itu!” kata sang ayah.

Anak itu pun balik bertanya, “Ayah, apa artinya semua ini?”

Kemudian, sang ayah menjelaskan bahwa kentang, telur, dan biji kopi adalah sama, yakni bahan makanan dan semuanya menghadapi kesulitan yang sama pula, yaitu air mendidih, namun menghasilkan reaksi yang berbeda.

  • Kentang itu kuat dan keras setelah direbus menjadi lunak dan lemah.
  • Telur itu rapuh dan encer dalamnya setelah direbus menjadi kuat dan padat isinya.
  • Namun, dari kesemua itu hanya biji kopi yang paling unik, karena setelah ia direbus ia tetap hitam. Malah kopi tersebut menjadi pahit dan mengubah air mendidih menjadi sama seperti dirinya, sehingga menciptakan hal yang baru.

“Kamu termasuk yang mana Nak ????” tanya sang ayah kepada anaknya, ketika kamu mendapatkan masalah, bagaimana cara kamu untuk menyelesaikannya, apakah kamu adalah sebuah kentang, telur atau biji kopi. Anak itu pun terdiam dan terenung dengan apa yang ditanyakan oleh ayahnya.

Sang ayah pun menjelaskan kembali bahwa dalam hidup ini, manusia itu pada dasarnya sama, mereka hidup di tempat dan waktu yang sama pula hanya cara pandang dan sikap aja yang berbeda. Ada orang yang ingin kaya sehingga menghalalkan segala cara, akhirnya dia malah menjadi sombong dan lupa dengan siapa dirinya, seperti halnya telur.

Ada orang yang memiliki keinginan kuat tapi ia salah dalam niat dan usahanya, akhirnya dia berakhir payah, seperti halnya kentang. Ada pula orang yang menyadari siapa dirinya, berapa kuat dirinya, dari mana dirinya, dan apa yang menjadi kekurangannya. Sehingga, dia tau apa yang harus dilakukan dan apa yang harus diperbaiki. Akhirnya, dia mampu merubah apa yang ada di sekitarnya tanpa harus merubah apa yang telah diberikan Tuhan kepadanya, seperti halnya kopi.

Jadi, pesan ayah, walaupun kita di sini bukanlah orang yang hebat dan terpilih, janganlah berkecil hati karena terkadang hanya orang yang tidak didugalah yang bisa melakukan hal di luar dugaan.

Sekian terima kasih. Cerita ini terinspirasi dari beberapa sumber. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of