Mahasiswa Aktifis vs Apatis, yang Manakah Kamu?

0
180
Mahasiswa sedang mendemonstrasikan sidang PBB dalam Harvard Model United Nations (HMUN)
Mahasiswa sedang mendemonstrasikan sidang PBB dalam Harvard Model United Nations (HMUN)

Hai… Sobat Bias, gimana kabarnya nih? bagi Sobat Bias yang masih berjuang untuk tes UTBK yang gelombang ke 2 tetetp semangat ya. Dan Bagi Sobat Bias yang sudah selesai tes UTBKnya saat ini pasti sedang menyusun strategi biar dengan nilai yang didapat mampu masuk ke PTN yang diinginkan, amin ya, semoga kalian semua bisa masuk ke kuliah di tahun ini ya.

Sobat Bias kan tinggal selangkah lagi menjadi mahasiswa nih, kali ini kita akan memberi gambaran sedikit mengenai sifat umum mahasiswa yang ada di Indonesia, dua klasifikasi umum yang dapat dijadikan patokan adalah aktif dan apatis. Nah, Sobat Bias biar bisa menentukan dan memilih setidaknya kira-kira nanti ketika kuliah akan seperti apa?. Apapun yang dipilih Sobat Bias itu terserah kalian, tapi tetunya semua pilihan ada konsekuensinya dan juga pastinya berpengaruh terhadap kehidupan Sobat Bias selanjutnya, karena masa-masa kuliah jenjang sarjana hanya sekali saja, jarang kan yang mau nambah lagi,…

Tapi sebelum kita membahas deskripsi, ciri-ciri, sisi positif, dan sisi negatif dari kedua sifat itu, alangkah baiknya kita samakan persepsi terlebih dahulu mengenai arti dari kata aktif dan apatis.

Berdasarkan KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) aktif memiliki makna giat (bekerja, berusaha), sedangkan apatis memiliki makna acuh tak acuh, tidak peduli, masa bodoh. Wah… ternyata kedua sifat tersebut memiliki garis pemisah yang cukup ekstrem ya guys. Lalu, apakah sifat aktif yang memiliki arti cenderung pada hal yang positif selalu memiliki sisi positif dan sifat apatis yang memiliki arti cenderung pada hal negatif hanya akan berada pada sisi negatif? Temukan penjelasannya di bawah ini. Hehehe…

Berdasarkan pengamatan yang dilakukan oleh tim penulis artikel untuk sobat bias selama bertahun-tahun ketika menjadi mahasiswa menghasilkan informasi sebagai berikut.

Klasifikasi Tim Mahasiswa Aktif Tim Mahasiswa Apatis
Deskripsi Mahasiswa aktif cenderung memiliki banyak kegiatan disamping jadwal kuliah yang sudah diprogramkan. Mahasiswa aktif akan mengatur jadwal sedemikian rupa di awal semester dengan tujuan agar kegiatan di luar kuliah tetap bisa mereka jalankan. Mereka tidak akan terima jika jadwal kuliah mereka mengganggu kegiatan di luar kuliah. Mahasiswa apatis hidupnya cenderung hanya berada di kampus saat kuliah dan di kos saat tidak ada kuliah, biasanya sering disebut dengan kupu-kupu (kuliah-pulang kuliah-pulang). Menerima paketan program kuliah per semester yang sudah disiapkan oleh jurusan tanpa mengotak-atiknya lagi. Yah… kurang lebih menerima jadwal kuliah dengan lapang dada lah.
Ciri-ciri –  Aktif organisasi

–  Sibuk lurbiasa

–  Tugas kuliah tidak terorgaisir dengan baik

–  Memiliki prinsip: lulus di waktu yang tepat

–  Punya banyak relasi

–  Banyak sertifikat

–  Pemburu beasiswa

–  Kegiatan utama adalah kuliah

–  Punya banyak waktu luang

–  Tugas kuliah terorganisir dengan baik

–   Memiliki prinsip: harus lulus tepat waktu

–   Teman seperlunya

–   Minim sertifikat

–   Pemburu beasiswa

Sisi Positif Ada banyak hal yang menjadi fokus atau tujuan di tim ini, apabila semua tujuan tercapai maka kepuasan diri akan terbayar. Hal tersebut juga  menjadi bukti manajemen waktu yang cukup baik untuk tim ini. Manajemen waktu yang baik bisa menjadi modal saat di dunia kerja. Berbeda dengan tim mahasiswa aktif, tim ini lebih fokus pada satu hal, yaitu kuliah. Besar kemungkinan tim ini akan lulus tepat waktu karena kebanyakan cara berpikir mereka sejak awal kuliah adalah segera lulus dan segera bekerja pada bidang yang mereka inginkan.

Tabel di atas sengaja tidak membahas mengenai sisi negatif dari masing-masing tim. Ketika ada sisi positif, maka akan dibarengi dengan sisi negatif. Hanya saja reaksi dari sisi negatif ini akan berbeda-beda apabila dilihat pada setiap individu. Bukan berarti mahasiswa yang berada pada tim aktif akan selalu berantakan pada masa studinya. Bukan berarti juga mahasiswa yang berada pada tim apatis selalu tepat waktu pada masa studinya.

Artinya, patokan di atas tidak bisa menjadi patokan mutlak. Alangkah lebih baik jika Sobat Bias nanti bisa menjadi mahasiswa yang aktif dan sukses pada urusan kuliah, membangun relasi yang luas, berprestasi di bidang akademik maupun non akademik, dan yang terpenting adalah bisa melalui masa studi yang tepat waktu.

Sekian dulu ya, semoga pembahasan kali ini bisa menjadi gambaran bagi Sobat Bias saat nanti sudah menjadi mahasiwa di kampus tercinta.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of