MENGHARGAI ILMU DAN PEMILIKNYA

0
54
ilmu dan buku

Revolusi Industri yang terjadi di Inggris mampu mengubah gaya hidup masyarakat yang serba manual menjadi era digital. Teknologi digital yang sekarang ini berkembang pesat sehingga teknologi saat ini digunakan sebagai alat bantu.

Pada era ini penggunaan teknologi digital sudah menjadi kebutuhan, bukan menjadi kebutuhan orang dewasa saja, melainkan para remaja bahkan anak dibawah umur pun sudah mengenal namanya Handphone (HP). Dengan menggunakan search engine seperti Google, Yahoo, Bing, Wiki, dan lain-lain kita dapat melihat segala informasi di dunia. Tenaga kependidikan yang berkualifikasi sebagai Guru, Dosen, Konselor, Widyaiswara, Tutor, Instruktur, Fasilitator, dan sebutan lain yang sesuai dengan kekhususannya, dan peserta didik, dengan sangat mudah mencari kebutuhan bahan ajar yang mereka butuhkan.

Untuk mendapatkan informasi, kini masyarakat tidak hanya dapat memperolehnya dari internet baik blog maupun website. Melainkan masyarakat juga bisa mendapatkan informasi melalui media sosial seperti instagram, facebook, dan lain-lain. Dengan kemajuan teknologi yang berkembang pesat dan dengan informasi yang sedemikian mudah didapatkan, terkadang beberapa pihak sering menyalahgunakan hal tersebut, bukan lagi menyebarkan konten positif, tetapi lebih parahnya pihak tersebut menyalin apa yang dihasilkan orang lain dan mengklaim hal tersebut sebagai miliknya.

Budaya searching ini seperti sudah menjadi kebiasaan. Bahkan dalam dunia pendidikan pun tak sedikit peserta didik yang sering mengikuti budaya ini. Akibat yang ditimbulkan adalah mereka akan meremehkan ilmu, menjadi malas membaca, malas belajar. Hal tersebut disebabkan oleh anggapan peserta didik bahwa semuanya sudah tersedia tinggal searching saja. Hal yang terkadang mereka lupakan adalah ilmu itu tidak didapatkan dengan instan. Jika dulu para ilmuwan harus berusaha keras, melewati beribu kegagalan untuk menemukan sesuatu, atau untuk menciptakan ilmu baru, kita sebagai pelajar seharusnya juga menghargai ilmu yang saat ini kita peroleh.

Sikap meremehkan ilmu seperti ini akan membuat proses belajar tidak kondusif, karena peserta didik tidak menghargai ilmu yang mereka peroleh dan mereka akan mudah melupakannya. Sehingga tujuan awal peserta didik belajar adalah untuk mendapatkan ilmu pun akan menjadi terhambat.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of