#PembahasanSoal Transport Elektron dari NADH

0
102
transport elektron pada mitokondria
Penampang mitokondria. sumber: wikiwand.com

Hai Sobat Bias!

Udah siap belajar biologi nggak?

Yuk, jawab pertanyaan ini ya,…

Bagimana proses terjadinya transport elektron dari NADH?

Hemm,… apa ya jawabannya sobat?

Kita bahas bareng-bareng ya,…

Transfer elektron merupakan tahapan terakhir dari respirasi aerob yang akan menghasilkan ATP dan H2O
sebagai hasil akhirnya.

Dalam transfer elektron, oksigen berperan sebagai penerima elektron terakhir yang akan membentuk H2O yang
akan dikeluarkan dari sel.

Disebut dengan transfer elektron dikarenakan dalam prosesnya terjadi transfer elektron dari satu protein ke protein yang lain.

Elektron yang ditransfer berasal dari NADH dan FADH2 yang telah terbentuk sebelumnya.

Elektron akan ditransfer dari tingkat energi tinggi menuju tingkat energi yang lebih rendah
sehingga akan melepaskan energi yang akan digunakan untuk membentuk ATP.

Pada membran dalam mitokondria terdapat komplek protein I, komplek protein II, ubiquinon (Q),
komplek protein III, sitokrom c (cyt c), dan komplek protein IV.

Elektron akan ditransfer ke masing-masing protein tersebut untuk membentuk ATP. Sedangkan molekul O2 akan berperan sebagai
penerima elekron terakhir yang nantinya akan berubah menjadi H2O.

ATP akan dihasilkan oleh enzim ATP sintase melalui proses yang disebut kemiosmosis.

Tahapan transfer elektron adalah sebagai berikut.

NADH akan melepaskan elektronnya (e-) kepada komplek protein I. Peristiwa ini membebaskan energi yang memicu
dipompanya H+ dari matriks mitokondria menuju ruang antar membran.

NADH yang telah kehilangan elektron akan berubah menjadi NAD+. Elektron akan diteruskan kepada ubiquinon.

Kemudian elektron diteruskan pada komplek protein III. Hal ini akan memicu dipompanya H+ keluar menuju ruang antar membran.
Elektron akan diteruskan kepada sitokrom c.

Elektron akan diteruskan kepada komplek protein IV. Hal ini juga akan memicu dipompanya H+ keluar menuju ruang antar membran.

Elektron kemudian akan diterima oleh molekul oksigen, yang kemudian berikatan dengan 2 ion H+ membentuk H2O.

Bila dihitung, transfer elektron dari bermacam-macam protein tadi memicu dipompanya 3 H+ keluar menuju ruang antar membran.

H+ atau proton tersebut akan kembali menuju matriks mitokondria melalui enzim yang disebut ATP sintase.

Lewatnya H+ pada ATP sintase akan memicu enzim tersebut membentuk ATP secara bersamaan. Karena terdapat 3 H+ yang masuk
kembali ke dalam matriks, maka terbentuklah 3 molekul ATP.

Proses pembentukan ATP oleh enzim ATP sintase tersebut dinamakan dengan kemiosmosis.

Gimana Sobat Bias? Sudah pahamkan?

Semoga membantu ya Sobat,…

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of